Friday, July 13, 2012

let's meet the doctor!

kontrol gigi untuk ke-sekian kalinya.
dulu nunggu giliran dipanggil masih agak parno, sekarang sudah mulai bisa pasang gaya sok cool... sambil menikmati ekspresi para anak kecil yang menunggu giliran cabut gigi. hehehehe *pasang headset*

"Nona Lintang!"

kemudian dr.Ratna mulai mengubek-ngubek mulut saya, sambil mengajak ngobrol (yang tentunya dibales dengan bahasa kalbu karena mulut sedang diubek)
daaan.... rasanya agak ngilu. ngiluuuuuu!
pas break pengubekan itu, mata saya ngeliat sekeliling. dan terlihatlah pemandangan itu.
seorang anak (mungkin sekitar TK atau SD awal kali ya) cewek berambut panjang terbaring di kursi sebelah. menunggu dokter mencabut giginya. mencabut giginya. mencabut giginya.
fufufuuuuu!! dia akan menangis. dia pasti menangiiiis! *senyum setan*

dr.Ratna kembali. mulut saya kembali diubek. tapi.... mengapa tidak terdengar suara teriakan pilu seorang anak kecil? kenapa?

akhirnya pengubekan selesai, dan ngobrol bentar di dalem ruangan.
"kuingat masa lalumu lho, dek...." dokter tiba-tiba berkata dengan nada dramatis.
"apa dok?" *mata bersinar* waaah, dokter sampe inget begini, sangat spesialkah saya dimatanyaa?
"kamu ini dulu belum diapa-apain aja udah teriak sendiri, bahkan sampe selesai udah dicabut juga masih teriak"
OH NO. my reputation.

dan celakanya, anak itu mendengar. ya, anak kecil yang tadi dicabut giginya. dan dia ngga nangis atau teriak sama sekali, bro. apa tadi dia dibius total sebelum masuk ke sini? apa dia emang suka menahan perasaan #eaa

yang jelas, akhirnya saya dibandingkan dengan anak itu. mama saya ikutan. mamanya anak itu juga ikutan.
"ih pinternyaa, tadi dicabut ga nangiiiis..."
"iyaaa, pinter ya dok? hebat, tahan"
"mulutnya masih kebas ya?"
"kalo kakak ini dulu suka bikin geger ruangan sayaa.."
"teriaaaak terus..."

hiks. cukup hiks aja buat hari ini.
salam gigi.

No comments:

Post a Comment